Minggu, 06 Oktober 2019

Buang Ragumu

Disaat engkau mengejar sesuatu yang amat baik bagimu.
Niscaya Allah akan menjauhkannya darimu.

Namun, bilamana engkau bersabar akan sesuatu yang Allah berikan kepadamu.
Niscaya semua akan mendekat dan menghampirimu dengan mudah.

Sesungguhnya yang engkau anggap baik bagimu belum tentu baik juga menurut Allah.
Namun, segala sesuatu yang baik menurut Allah sudah pasti akan menjadi yang terbaik bagimu.

Jika seseorang yang selama ini engkau harapkan tak kunjung Allah dekatkan kepadamu, berhusnuzonlah bahwa Allah menginginkan engkau mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik darinya.

Jodoh itu amat rahasia.
Janganlah terlalu memikirkan persoalan tersebut.
Allah telah menempatkan seseorang yang spesial di waktu yang tepat.

Cukuplah selalu menjalani kehidupanmu dengan selalu mengingat Allah dan selalu mendekatkan diri kepada Allah.
Mendo'akan adalah cara terbaik yang dapat engkau lakukan.
Namun, jangan berputus asa jika do'a yang sering engkau lantuntan belum juga mendapat pengabulan dari Allah.

Kembalikan segala urusan hanya kepada Allah.
Cukuplah menjaga aurat, dan pandanganmu.
In syaa Allah.. Semua akan berakhir indah.
Engkau pun akan dipertemukan dengan seseorang yang selalu menjaga aurat serta pandangannya pula.

Hilangkan perasaan baper atau bawa perasaan atas segala persoalan yang menyangkut hatimu kepadanya.
Change your mind, close your heart and reach your dream.
Cukup pikirkan impian yang harus engkau raih dalam hidupmu.

Masalah jodoh akan datang disaat yang tepat seiring berjalannya waktu.

.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

S I N G K A T

Bahagia dan Derita...

Keduanya saling menyempurnakan rasa.

Kita tak akan mensyukuri bahagia,
andai tak pernah merasai pahitnya derita.

Tidak akan menikmati manisnya tawa,
andai tidak pernah menangis kecewa.

Maka, apa pun yang kamu rasakan saat ini,
tetaplah sederhana.

Karena semua hanyalah sementara.

.
🖋rinibahagiaa.blogspot.com

Rabu, 02 Oktober 2019

Mana Buktimu?

Tahukah anda bagaimana cara pandang orang Hukum mengenai CINTA?

Orang hukum tidak pernah dengan mudah mempercayai yang disebut dengan CINTA.

Anda mengatakan CINTA, SAYANG, bahkan apapun.
Namun orang Hukum berpendapat jika semua tidak didasarkan bukti yang kuat atau tidak memiliki bukti yang cukup kuat, maka semua itu tidak akan dipercaya.
Hal tersebut sesuai dalam Pasal 185 ayat (2) KUHAP yang merupakan “kristalisasi” asas hukum unus testis nullus testis (satu saksi bukan disebut saksi). 
Jadi, satu saksi tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti.

Bahkan jika diteruskan kepada orang Hukum Keluarga Islam, pasti yang dipertanyakan adalah kebenaran perkataan CINTA maupun SAYANG yang telah diucapkan. Apabila semua perkataan tersebut bohong atau dusta maka akan ada dalil yang disampaikan. Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

... وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللّٰهِ كَذَّابًا

"... dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta". (H.R. Bukhari & Muslim)

Jadi, tidak semudah itu mengucapkan CINTA maupun SAYANG kepada orang Hukum wahai hamba Allah. Maukah engkau dipandang sebagai pendusta apabila semua itu hanya bualan belaka?

.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

MALAM

Malam mengajarkan banyak hal dalam  kehidupan. (i) Malam  yang mudah  berlalu. - Maknanya; Kesulitan hari ini akan terganti  bahagia   esok ...