Sabtu, 06 November 2021

Hamba Pantai

Aku suka pantai.

Melihat ombak lalu lalang.


(i)

Bertepi 

sejenak 

membuang 

penat pada

gulungan air.


(ii)

Bersihkan 

sejenak 

beban pikiran 

yang meraung.


(iii)

Berbisik 

sejenak 

mengulas rindu

bersama angin.


(iv)

Bersenandung 

sejenak

di bawah nyiur 

yang menari.


.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

Jumat, 29 Oktober 2021

Lini Waktu

Hai.

Apa kabar?

Harapku semoga dikau 

baik yah.


Tak terasa rentang kita

telah terlampau 

amat jauh.


Akhirnya rindu itu

syahdu

di lini waktu.


.
🖋rinibahagiaa.blogspot.com

Rabu, 20 Oktober 2021

Laksana

Barangkali kemarin hatimu tengah gundah.

Manghilangkan 'dia' yang berujung tabah.


Hari ini barangkali laksana akan menepi

memaksa cinta yang baru hadir

membisiki.


Esok cakrawala hatimu telah terpatri.

Dalam alunan untaian puisi.


.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

INSECURITY in my middle name

📚Insecurity | in my middle name

Penulis: Alvi Syahrin
264 halaman
--

Manusia sangat erat kaitannya dengan kurangnya kepercayaan diri atau yang dikenal dengan sebutan "insecure". Sebagian beranggapan bahwa berparas cantik atau rupawan adalah suatu hal yang didambakan. Fisik yang sempurna dianggap suatu bentuk anugerah Tuhan yang mampu menjadikannya sosok yang tidak akan memperoleh kesulitan saat berada di dunia yang identik dengan penilaian mata.


Buku ini kembali membuka cakrawalaku bahwa tidak harus insecure dalam segala hal. Ini merupakan buku self healing yang wajib banget dibaca oleh semua orang.


Aku ingin mengembangkan tulisan mas Alvi dalam buku ini, yang intinya:

"Hidup bukanlah kompetisi agar menjadi yang terbaik atau sempurna dalam pandangan semua orang. Karena, standar hidup kita bukanlah tentang apa yang orang lain katakan kepada kita. Terpenting jangan lupakan Allah."


Sebagai manusia semua sama dimata Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jadi, tidak perlu insecure yang terlalu berkepanjangan. Hal terpenting adalah bagaimana kita sebagai seorang hamba yang terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Sang Maha Esa.


.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

Minggu, 29 Agustus 2021

ATOMIC HABITS

📚Atomic Habits | Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa

(Cara Mudah dan Terbukti untuk Membentuk Kebiasaan Baik dan Menghilangkan Kebiasaan Buruk)

Penulis: James Clear
341 halaman
--
A-tom-ic, adalah:

  1. Bagian teramat kecil dari sebuah benda; bagian tunggal yang tak terbagi lagi dari suatu sistem yang lebih besar.
  2. Sumber energi atau daya yang sangat besar.

Hab-it, adalah:

  1. Rutinitas/praktik yang dilakukan secara teratur; tanggapan otomatis terhadap situasi tertentu.

Pada dasarnya segala perilaku manusia dapat berubah seiring berjalannya waktu dan pola pikir yang dilakukan. Tidak jarang berbagai perilaku negatif yang berlangsung secara kontinu dapat berubah pada tatanan perilaku yang lebih baik.

Suatu hal positif yang dapat dilakukan oleh manusia tidak terlepas dari strategi dan pendekatan khusus. 


Buku Atomic Habits membuka cakrawala baru dalam berperilaku. Berbagai metode menuju perubahan ke arah yang lebih baik dijelaskan dengan detail disertai contoh yang memberikan daya tarik tersendiri bagi pembaca untuk terus membacanya.


Dalam buku ini dijelaskan mengenai pengetahuan terkait mekanisme atau cara kerja untuk membangun sebuah kebiasaaan. Proses membangun sebuah kebiasaan terbagi menjadi 4 langkah, yaitu:

  1. Memperoleh Petunjuk; petunjuk berupa informasi yang mengakibatkan otak berinisiatif untuk memulai perilaku.
  2. Menumbuhkan Gairah atau Keinginan; gairah memberikan kekuatan atau motivasi untuk melakukan seauatu hal tertentu.
  3. Menanggapi; tanggapan hadir sesuai dengan seberapa besar motivasi yang diterima.
  4. Menikmati Hasil; hasil dapat dikatakan sebagai ganjaran dari proses yang telah berlangsung dalam suatu pembentukan kebiasaan.

Proses yang terjadi berlangsung secara terus menerus. Hal tersebut membentuk lingkaran yang memicu terjadinya suatu kebiasaan atau disebut "Lingkaran Kebiasaan."


Terdapat 4 Kaidah yang dijelaskan dalam buku ini yang merupakan bentuk kerangka dari proses membangun sebuah kebiasaan menjadi lebih baik. Kaidah tersebut dikenal dengan "Kaidah Perubahan Perilaku". Kaidah-kaidah tersebut antara lain:

  1. Menjadikannya Terlihat;
  2. Menjadikannya Menarik;
  3. Menjadikannya Mudah; dan
  4. Menjadikannya Memuaskan.

Kita dapat menciptakan perilaku yang lebih baik dengan 4 kaidah di atas. Sebagai contoh;

Si A ingin menjadi penulis.

Maka langkah sesuai kaidahnya yaitu:

  1. Melihat tulisan menarik di sebuah surat kabar.
  2. Menjadikan keinginan untuk menulis setiap hari.
  3. Memberikan waktu luang setiap harinya untuk menulis. Menulis setidaknya 1 sampai 2 kalimat.
  4. Menikmati proses menulis yang telah dijalani setiap waktu. Menjadi penulis yang mampu menghadirkan berbagai karya. Sehingga kepuasan anda menjadi penulis telah terlaksana.

Tidak hanya itu, dalam buku ini juga dijelaskan dengan 4 kaidah perubahan perilaku yang telah disebutkan di atas mampu menghentikan kebiasaan butuk. Hal tersebut dengan memaknai dan melakukan kebalikan dari aturan kaidah, yaitu:

  1. Menjadikan Tidak Terlihat;
  2. Menjadikan Tidak Menarik;
  3. Menjadikan Sulit; dan
  4. Menjadikan Mengecewakan.

Kita dapat merubah kebiasaan buruk menjadi baik dengan 4 kaidah di atas. Sebagai contoh;

Si B ingin berhenti merokok.

Maka langkah sesuai kaidahnya yaitu:

  1. Tidak membeli rokok.
  2. Menghadirkan pola pikir bahwa rokok merusak kesehatan.
  3. Mengganti kebiasaan merokok dengan mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga.
  4. Meminta teman untuk sering mengawasi pola perilaku yang telah dilakukan.

Pada dasarnya segala proses tidak berlangsung secara instan. Oleh sebab itu penting bagi manusia untuk terus melalui langkah demi langkah perubahan dengan niat dan konsisten yang kuat.

Karena "Hidup terasa reaktif, padahal sejatinya hidup itu prediktif."


Teruslah melakukan perubahan-perubahan kecil yang positif. Tentu dari perubahan kecil yang dilakukan akan membentuk perubahan besar yang mampu merubah susunan kehidupan menuju pada taraf yang sangat luar biasa.


.

🖋rinibahagiaa.blogspot.com

Kamis, 29 April 2021

Kemilau Senja

SENJA
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senja /sen-ja/ adalah (n) waktu (hari) setengah gelap sesudah matahari terbenam.

Mengapa senja lebih disukai dibanding fajar?

Terkadang manusia lebih banyak meratapi kepergian dibandingkan menyambut kehadiran yang datang.

.
🖋rinibahagiaa.blogspot.com

MALAM

Malam mengajarkan banyak hal dalam  kehidupan. (i) Malam  yang mudah  berlalu. - Maknanya; Kesulitan hari ini akan terganti  bahagia   esok ...