Kita pernah bersama menatap secangkir kopi,
sebelum akhirnya jaraklah yang tiba
mengukir retak.
Kini sang waktu telah hadirkan sepi yang pilu.
Membuat rindu kian lahir dengan sendiri.
Setiap detik pasti mampu menorehkan cerita.
Kuberikan sebuah makna dalam bingkai permisalan.
Antara Kau dan Senja.
Keduanya sosok istimewa yang mampu
getarkan jiwa.
.
đź–‹rinibahagiaa.blogspot.com










