Manusia yang perlu belajar etika dan simpatisasi hidup
dalam lingkup sosial:
- Membandingkan hidupnya (yang katanya) lebih parah dari orang lain. => "Lu mah mending, Gue noh lebih parah!."
- Selalu menyudutkan orang lain yang sedang menceritakan masalahnya. => "Ya kan makanya. Itu karena Lu nya sih. Harusnya Lu bukan buat begitu."
- Selalu memotong pembicaraan saat orang lain berbicara. Tidak ingin merasa kalah dalam bercerita.
- Memberi masukan yang sejatinya tidak tepat untuk diucapkan pada saat tertentu. => "Coba kalau gini, pasti oke."
Perilaku nirempati yang dibalut dalam rasa ingin tahu
terhadap seseorang.
Barangkali itu yang membuat banyak orang
hanya memendam rasa perih di hati.
Karena saat mengurai dan mengutarakan dalam ucapan,
hal tersebut tidak pernah mendapat tanggapan yang baik.
Bahkan cenderung diabaikan.
Sedih, kecewa hingga tidak ingin bercerita kembali
menjadi suatu dampak besar yang ada dalam hidup seseorang.
Yuk belajar lebih bijak.
Jika tidak mampu berkontribusi banyak,
jadilah pendengar yang baik.
Jangan lukai hati orang yang hanya ingin
bercerita sejenak.
Sulitkah menjadi pendengar yang baik?
Diam dan sesekali menenangkan.
Bahkan itu sudah lebih dari cukup.
.
đź–‹rinibahagiaa.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar